KAREBA, TANA TORAJA –Setelah pencarian intensif selama hampir tiga hari pada (10/05), jasad korban yang dilaporkan hanyut di Sungai Masuppu akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Korban, yang diketahui bernama Adyanto Paponi, ditemukan terbujur kaku oleh warga sekitar pada Selasa pagi (13/05/2025), dini sore, yang hanyut di Sunggai Masuppu’ dan ditemukan di sungai Ollon, Lembang Bau, yang berjarak sekitar puluhan kilometer dari lokasi awal kejadian.
Tim SAR dan TNI bersama warga setempat segera mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke rumah duka.
Danramil 1414-08 Bonggakaradeng, Peltu Muliadi, menyatakan bahwa pencarian berlangsung cukup sulit karena medan yang terjal dan arus sungai yang deras akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa minggu terakhir.
“Sekitar pukul 15.10 Wita, salah satu warga masyarakat bersama Babinsa melihat ada yang mengapung dipinggir sungai yang menyerupai manusia. Setelah di dekati, ternyata mayat seorang remaja yang berjenis kelamin laki-laki.” ucap Peltu Muliadi
Sebelumnya, korban dilaporkan hanyut saat hendak menyeberangi sungai pada sore hari dalam perjalanan melihat pancingan di sungai Masuppu’, Lembang Poton. Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, dan relawan masyarakat setempat.
Dalam lanjutannya Danramil 1414-08 Bonggakaradeng, Peltu Muliadi mengatakan bahwa “Kami turut berdukacita atas meninggalnya anak terkasih atas musibah menimpa rumpun keluarga, dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian ini. Meski hasilnya tak sesuai harapan, setidaknya keluarga korban kini bisa mendapatkan kepastian dan bisah melihat korban untuk terakhir kalinya meski sudah tidak bernyawa,” ujarnya.
Jenazah korban saat ini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan secara layak. Suasana duka menyelimuti kediaman korban di Dusun Dolo’, Lembang Poton, Kecamatan Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja. (Red/*)






