Aktivis Desak Pemkab Mamasa Segera Perbaiki Jalan Rusak di Empat Desa

KAREBA, MAMASA –Aktivis pemerhati daerah Mamasa, Tambri Nekazt, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa untuk segera mengambil tindakan dalam memperbaiki jalan penghubung antara Kecamatan Mambi dan Kecamatan Bambang yang melewati empat desa, yakni Desa Saluassing, Salukepopok, Salukepopo, dan Saludengen Rante Tarima.

Dalam pernyataannya, Tambri menyoroti bahwa kondisi jalan tersebut telah rusak parah selama bertahun-tahun tanpa penanganan serius. Kerusakan semakin parah saat musim hujan, ketika jalan berlubang dan berlumpur bahkan terkikis air, sehingga menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat. Rabu, 14 Mei 2025

Bacaan Lainnya

“Kami sudah berulang kali menyampaikan aspirasi ini melalui forum desa dan media sosial, namun hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah. Padahal, jalan ini sangat krusial bagi mobilitas dan kesejahteraan warga di empat desa tersebut,” ujar Tambri Nekazt.

Warga setempat mengeluhkan bahwa akibat rusaknya jalan, biaya transportasi hasil pertanian meningkat tajam. Selain itu, siswa dan tenaga medis kesulitan menjangkau sekolah dan puskesmas. Dalam kondisi darurat, pasien pun terpaksa ditandu karena ambulans tidak dapat melewati medan jalan yang rusak.

“Beberapa waktu lalu, masyarakat dari empat desa sempat bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya. Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk menanggulangi kerusakan yang semakin meluas,” tambah Tambri.

Ia berharap permintaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Mamasa agar mengawal aspirasi warga dan memastikan alokasi anggaran pemeliharaan serta pembangunan infrastruktur jalan desa masuk dalam prioritas pembangunan tahun ini maupun tahun anggaran berikutnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum untuk menurunkan tim survei guna melakukan kajian di lapangan dan merancang langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

“Kami akan pelajari hasil survei tersebut dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta kepala desa. Jika kondisi jalan memang terbukti mengganggu aktivitas warga, tentu hal ini akan menjadi perhatian serius bagi pemerintah,” ungkap Bupati Welem.

Masyarakat berharap, perhatian dari para aktivis dan desakan publik ini bisa mendorong Pemkab Mamasa untuk segera merealisasikan perbaikan jalan. Konektivitas antar desa yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat pembangunan di wilayah Mamasa. (Red/*)

Pos terkait