KAREBA, MAMASA –Pemerintah Kabupaten Mamasa secara resmi menyerahkan bantuan alat kesehatan (alkes) senilai Rp3,5 miliar kepada RSUD Kondosapata dan 18 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Mamasa. Seremoni penyerahan dilakukan secara simbolis dalam rangkaian upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kantor Bupati Mamasa, Senin (2/6/2025).
Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, didampingi oleh Sekretaris Daerah, Muh. Syukur, dan disaksikan oleh peserta upacara yang terdiri dari jajaran Forkopimda, ASN, serta personel TNI dan Polri.
Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hibah murni dari Kementerian Kesehatan RI melalui Pusat Krisis Kesehatan. Bantuan dikirim dalam dua kontainer dari Jakarta ke Mamasa, dan mencakup berbagai peralatan penting seperti alat bantu pernapasan darurat, oxygen concentrator berbasis listrik, serta bahan medis habis pakai (BMHP).
“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap kualitas layanan kesehatan di RSUD maupun di seluruh Puskesmas di Mamasa dapat meningkat secara signifikan. Saya mengajak seluruh tenaga medis, dokter, paramedis, dan petugas kesehatan untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Welem menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementerian Kesehatan RI atas respon cepat terhadap permohonan Pemda Mamasa yang diajukan saat kunjungan langsung ke Pusat Krisis Kesehatan di Jakarta pada awal Mei 2025. Dalam pertemuan tersebut, disampaikan berbagai kendala geografis dan keterbatasan fasilitas kesehatan di daerah pegunungan Mamasa.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Mamasa, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Kementerian Kesehatan RI, khususnya Pusat Krisis Kesehatan, atas bantuan yang telah diberikan,” ujar Bupati Welem.
Program hibah ini juga merupakan bagian dari agenda nasional dalam mendukung kesiapan daerah rawan bencana, seperti Mamasa, dalam penanganan kondisi darurat medis. (Lheo)






