KAREBA, JAKARTA –Dalam rangka mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Mamasa, Bupati Welem Sambolangi melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pendidikan, Rabu (21/05/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran realisasi program revitalisasi gedung sekolah dasar dan menengah pertama yang telah dialokasikan dalam anggaran tahun 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Welem mengonfirmasi bahwa Kabupaten Mamasa telah memperoleh alokasi dana sekitar Rp 20 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun dan merehabilitasi 5 gedung SD dan 6 gedung SMP di sejumlah titik prioritas di wilayah Mamasa.
“Revitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah Mamasa dalam menyediakan sarana pendidikan yang layak dan aman bagi peserta didik. Ini juga sejalan dengan upaya pencapaian standar pelayanan minimal (SPM) di sektor pendidikan,” ujar Bupati usai pertemuan.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa masih terbuka kemungkinan penambahan jumlah sekolah penerima bantuan. Hal ini akan ditentukan berdasarkan hasil survei lapangan yang akan dilakukan langsung oleh tim Kementerian Pendidikan dalam waktu dekat.
“Survei ini akan memperhitungkan kebutuhan infrastruktur pendidikan tambahan, terutama di wilayah-wilayah terpencil dengan medan geografis yang menantang seperti Mamasa,” ungkap Welem Sambolangi
Dalam kunjungannya ke Kementerian Pendidikan, Bupati turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa beserta tim teknis. Ia menegaskan pentingnya infrastruktur pendidikan yang memadai untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta meningkatkan angka partisipasi sekolah.
Dengan kepastian anggaran ini, Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap proses pembangunan fisik dapat segera dimulai sesuai tahapan perencanaan. Harapannya, manfaat dari program ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah.






