Hadir di Doa Lintas Agama, Ketua DPRD Tana Toraja Tekankan Pentingnya Persatuan Nyata

KAREBA, TANA TORAJA –Ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja, Kendek Rante, menghadiri kegiatan doa bersama lintas agama dan budaya yang digelar sebagai wujud mempererat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di depan Gedung DPRD Tana Toraja, pada Sabtu, 25 April 2025. Yang di gelar dalam mendukung pemerintah memberantas perjudian, narkoba, pergaulan bebas, pengrusakan budaya dan adat-istiadat Toraja.

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh adat, Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, Anggota DPR RI, Frederick Kala Lembang, Ketua BPS Toraja, Pdt. Afret Anggui, Ketua DPRD Tana Toraja, Drs. Kendek Rante, Perwakilan OKP dan Kaum Pemuda serta masyarakat dari berbagai latar belakang kepercayaan dan budaya.

Bacaan Lainnya

Doa bersama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan dalam menolak perjudian, perusakan budaya dan adat-istiadat Toraja, serta berbagai kegiatan yang merusak moral generasi emas di tengah keberagaman masyarakat Toraja.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante, menegaskan pentingnya menjaga dan memperkuat harmoni sosial di setiap wilayah.

“Doa bersama lintas agama dan budaya seperti ini bukan hanya seremoni, tetapi harus menjadi gerakan nyata yang diperkuat di wilayah masing-masing. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kerukunan dan persatuan dalam memerangi perusakan moral dari perjudian, narkoba, pengrusakan situs budaya dan adat serta menjadi generasi emas yang baru terhindar dari pergaulan bebas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Tana Toraja dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, sehingga hal tersebut perlu terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi muda.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial serta menciptakan suasana yang aman dan damai.

“Kita tidak boleh lengah. Kebersamaan ini harus terus dirawat, dimulai dari lingkungan terkecil hingga ke tingkat yang lebih luas,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin secara bergantian oleh perwakilan dari berbagai agama, sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat toleransi dan kebersamaan di Kabupaten Tana Toraja semakin kuat dan terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *